Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara mengatasi rem cakram belakang sepeda motor yang seret dan panas

(Rem Cakram Belakang Sepeda Motor)

Rem merupakan komponen yang sangat vital kerena merupakan piranti keselamatan utama pada kendaraan, termasuk sepeda motor. Jika sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik maka akan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecelakaan.

Banyak sekali kecelakaan yang terjadi akibat sistem pengereman yang tidak berfungsi dengan baik. Hal itu disebabkan karena kurangnya perhatian dan perawatan pada komponen pengereman, khusunya pada rem cakram.

Pada kondisi normal, melakukan pengereman untuk mengurangi kecepatan atau untuk menghentikan laju sepeda motor akan menyebabkan panas pada komponen rem cakram terutama disc/piringannya. Tapi jika panasnya tidak wajar sampai menjalar ke velg tentunya hal ini tidak bisa di diamkan karena bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen rem cakram, bahkan bisa membahayakan pengendara karena rem cakram bisa macet tiba-tiba.

Kondisi tersebut juga bisa membuat laju motor menjadi berat karena rem cakram seret. Akibatnya konsumsi bahan bakar juga menjadi lebih boros karena mesin bekerja lebih keras.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan rem cakram menjadi seret dan panas, bisa karena piringan cakram tidak center/bengkok, bisa karena posisi braket kalipernya yang tidak center atau bisa juga karena klep pada master remnya jebol sehingga kampas terus menekan piringan cakram dan tidak bisa kembali ke posisi semula.

Berikut ini cara mengatasi rem cakram yang seret dan panas:

• Periksa sudut kemiringan lengan ayun
Lengan ayun yang menjadi dudukan kaliper rem cakram belakang bisa menyebabkan dudukan/braket dari kaliper rem yang terpasang di lengan ayun dan piringan cakram yang terikat pada velg menjadi masalah jika tidak center dengan sasis sepeda motor.

Hal itu disebabkan karena pada sistem pengereman sepeda motor tidak memiliki baut penyetel yang mengatur kerenggangan pada kampas rem dan piringan cakram. Dengan kata lain, sudut kemiringan dari komponen yang terkait dengan rem cakram belakang posisinya harus benar-benar lurus/center.

• Stel ulang baut penyetel kaliper rem cakram

Baut penyetel kaliper berfungsi untuk mengatur gerak/letak kaliper dengan cakram agar diperoleh cengkeraman maksimal pada piringan cakram. Tapi sayangnya, baut penyetel tersebut hanya bisa bergerak ke depan dan ke belakang pada bagian atas lengan ayun dan tidak bisa distel ke samping kanan atau kiri.

Cara mengakalinya dengan mengendurkan baut penyetel tersebut tanpa melepasmya dari posisinya yang terikat pada lengan ayun. Tapi harus sering-sering diperiksa karena bagaimanapun juga braket kaliper rem cakram harus tetap terikat oleh baut penyetel tersebut.

• Periksa kondisi disc/piringan cakram

Jika piringan cakram tidak center atau bengkok, maka pengereman akan menjadi tidak normal karena piringan cakram akan terus bergesekan dengan kampas rem. Hal itu akan menyebabkan rem menjadi seret dan panas.

Jika piringan cakram bengkok, solusi yang paling bagus dan tidak beresiko adalah dengan menggantinya dengan yang baru. Tapi jika ditoko sparepart stok barangnya sedang kosong atau mungkin sedang tidak ada biaya untuk membeli piringan cakram baru, maka untuk sementara bisa diperbaiki dulu.

Cara yang pertama yaitu piringan cakram dipress dengan mesin press agar bentuk piringan cakram bisa kembali rata seperti semula.

Cara yang kedua dengan menggunakan kunci inggris. Caranya, piringan cakram yang bengkok tersebut dijepit menggunakan kunci inggris tepat pada bagian yang bengkok kemudian ditarik agar kembali seperti semula.

Lakukan secara perlahan dan pakai feeling karena jika ditarik terlalu keras malah bisa membuat piringan cakram bertambah parah. Lakukan perbaikan sambil dicek dengan cara diputar-putar untuk mengetahui apakah kondisi piringan cakram sudah normal atau belum.

Tips ini tentunya hanya untuk sementara saja karena meskipun sudah terlihat kembali lurus, tapi sebetulnya kondisi piringan cakram tidakingkin bisa pulih 100% seperti semula karena tuas rem pasti akan bergetar pada saat direm pada kecepatan tinggi. Maka solusi terbaik memang harus diganti dengan yang baru dan ori, karena tuas rem pasti bergetar pada saat direm pada kecepatan tinggi.

• Periksa kondisi master rem

Jika ternyata master remnya yang jebol, maka akan menyebabkan kampas rem tidak bisa kembali ke posisi semula dan akan terus menekan piringan cakram sehingga menyebabkan cakram menjadi seret dan panas ketika motor berjalan.

Solusinya bisa dengan mengganti satu set komponen tersebut dengan yang baru atau bisa juga hanya dengan mengganti klepnya saja agar master rem bisa berfungsi normal kembali.


Demikian informasi tentang cara mengatasi rem cakram belakang sepeda motor yang seret dan panas. Untuk informasi lain seputar Otomotif, dapat dibaca pada artikel RATU KOREX lainya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Cara mengatasi rem cakram belakang sepeda motor yang seret dan panas"