Efek penggunaan koil racing pada motor standart
Untuk sepeda motor, koil berfungsi untuk meningkatkan tegangan listrik dari aki yang kemudian akan diteruskan ke busi untuk menciptakan percikan bunga api.
Para pengguna sepeda motor, terutama anak-anak muda banyak yang mengganti koil standart motornya dengan koil racing dengan tujuan untuk meningkatkan performa mesin sepeda motornya.
Koil racing berfungsi untuk membuat pengapian menjadi lebih besar dan stabil, sehingga proses pembakaran didalam mesin menjadi lebih sempurna.
Koil racing atau accent wire dapat menghasilkan arus tegangan sampai 80 ribu volt, sedangkan koil standar hanya dapat menghasilkan arus tegangan sampai 12 ribu volt saja.
| Koil Racing |
Dengan perbedaan tingkat tegangan yang begitu signifikan, tentunya bunga api yang dihasilkan busi akan lebih besar dan pembakaran didalam mesin menjadi lebih sempurna. Efeknya performa motor akan meningkat.
Baca juga: Cara memperbesar pengapian CDI motor
Penggunaan koil racing juga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar karena pembakaran yang terjadi di ruang bakar menjadi lebih optimal.
Sebetulnya untuk mesin motor yang masih standar, penggunaan koil standar sudah lebih dari cukup. Koil standart memiliki stabilitas yang baik dan dapat memenuhi voltase yang dibutuhkan mesin standart, baik diputaran rendah maupun putaran tinggi. Hal ini sangat penting karena setiap rpm membutuhkan pembakaran yang sempurna.
Penggunaan koil racing pada motor standart tanpa ubahan sama sekali akan menyebabkan busi bekerja ektra keras karena harus menampung tegangan listrik yang jauh lebih besar dari kemampuannya.
Akibatnya busi akan menjadi cepat panas sehinggan akan membuat komponen didalamnya seperti elektroda dan groundnya akan cepat aus bahkan cepat mati, sehingga akan lebih sering ganti busi.
Penggunaan koil racing tanpa mengubah komponen lainnya juga tidak akan berpengaruh besar pada performa motor, apalagi jika tidak di imbangi dengan penggunaan busi dan CDI racing, karena koil racing yang digunakan belum tentu cocok dengan sistem pengapian bawaan motor.
Oleh karena itu, jika berniat meningkatkan performa mesin sepeda motor sebaiknya jangan hanya mengganti koil standart dengan koil racing saja, tapi juga harus di imbangi dengan penggantian busi dan CDI racing serta melakukan ubahan pada komponen-komponen lainnya agar hasilnya lebih maksimal.
Demikian sedikit informasi tentang fungsi dan efek pemakaian koil racing pada motor standart yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar Otomotif, dapat dibaca pada artikel Ratu Korex lainnya.
Semoga bermanfaat
Terima kasih
Post a Comment for "Efek penggunaan koil racing pada motor standart"